Sedang Dalam Pengembangan, Jangan Melakukan Transaksi dari Website ini!

Cover artikel menghemat air untuk keperluan Dapur, Gambar oleh Jacek Dylag : https://unsplash.com/@dylu

Menghemat Air dalam Kegiatan Memasak pada Rumah Tangga

Pendahuluan

Menghemat Air dalam memasak adalah langkah awal dalam melakukan konservasi sumber air dalam lingkungan rumah tangga.

Seperti yang kita tahu, memasak adalah bagian dari rutinitas penting setiap harinya dalam kehidupan rumah tangga.

Sering kali kita tidak menyadari bahwa penggunaan air yang berlebihan dapat menyebabkan pemborosan yang signifikan.

Oleh karena itu kami akan membahas beberapa tips praktis untuk menghemat air saat memasak di rumah tangga.

Berikut adalah langkah yang dapat Sahabat Berbagi Untuk Negeri aplikasikan untuk menghemat penggunaan Air dalam kegiatan memasak sehari-hari:

Rencanakan Penggunaan Air dengan Baik

Sebelum memulai memasak, rencanakan penggunaan air dengan baik. Hitung jumlah air yang diperlukan untuk setiap tahap memasak dan pastikan untuk menggunakannya secara efisien.

(Gambar: Foto ilustrasi Dapur. Oleh: Christian MackieHire.)

Jika memungkinkan, gunakan air yang sama untuk beberapa tahapan memasak atau untuk membersihkan peralatan yang Anda gunakan saat memasak, seperti panci dan alat pemotong. Hal ini akan mengurangi pemborosan Air.

Jangan Gunakan Air untuk mencarikan Bahan Makanan

Memang benar bahwa menaruh makanan beku di bawah air mengalir membantu makanan tersebut mencair dengan cepat, tetapi hal ini akan membutuhkan banyak air. 

(Gambar: Foto Sayuran Beku. Oleh: Bozhin Karaivanov.)


Untuk itu, Anda dapat merencanakan terlebih dahulu bahan makanan yang ingin Anda gunakan.

Biarkan bahan makanan Anda mencair secara perlahan dan aman tanpa perlu setetes pun air keran.

Menghemat Air saat Merebus

Hindari menggunakan air secara berlebihan dan lebih banyak daripada yang diperlukan untuk memasak.

(Gambar: Foto Merebus makanan. Oleh: Uwe Conrad.)


Misalnya, saat mendidihkan sayuran atau memasak Mie, gunakan air secukupnya sehingga tidak menyisakan air yang terbuang sia-sia dan menghemat air untuk kebutuhan memasak.

Menghemat Air dengan Memanfaatkan Air Bekas

Setelah merebus sayuran jangan langsung membuang air bekas rebusan, Anda dapat menggunakan air bekas rebusan untuk memasak Mie goreng instan, atau bisa juga untuk menyiram tanaman.

(Gambar: Foto Menyiram tanaman dengan air. Oleh: Cassidy Phillips.)


Pastikan untuk mendiamkan terlebih dahulu air yang ingin Anda gunakan untuk menyiram tanaman agar tidak berbahaya untuk tanaman.

Menghemat air saat membersihkan Peralatan

Setelah selesai memasak, Anda dapat menggunakan ember, baskom, atau wadah lainnya untuk menyimpan air bersih yang akan Anda gunakan untuk membersihkan peralatan dan perlengkapan makan yang telah selesai digunakan.

(Gambar: Foto Menyiram tanaman dengan air. Oleh: Anna Syla.)

Dengan menggunakan wadah terpisah Anda tidak perlu lagi untuk menggunakan air secara langsung melalui keran.

Selain itu, menggunakan Air dalam wadah terpisah juga dapat membantu Anda untuk lebih mudah untuk mengontrol air yang ingin Anda gunakan untuk membersihkan perlengkapan dan peralatan memasak dan makan.

Kesimpulan

Dengan langkah-langkah yang teratur dan perencanaan penggunaan air sebelum memasak, mengontrol jumlah air untuk kebutuhan dapur akan lebih mudah.

Selain itu penggunaan air secara efisien dan berulang dapat menghemat kebutuhan air Anda, terutama saat musim kemarau.

Dengan memanfaatkan air dengan jumlah yang hemat, Anda juga turut membantu menciptakan lingkungan yang lebih berkelanjutan dengan konservasi sumber air.

Referensi

Sunset (2019). 7 Ways to Save Water While Cooking diakses dari: https://www.sunset.com/food-wine/7-ways-to-save-water-while-cooking

Bagikan Halaman ini di:
Yayasan Indah Berbagi
Yayasan Indah Berbagi adalah Lembaga non profit yang berdiri pada tahun 2018, dengan Misi sebagai Yayasan yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments